Tanggal Meeting 28 Juli 2026 (14:53 WIB)
Durasi & Peserta 54 Min • Yanto, Gerald, Ashadi, Fachri, Wildan
Status Getback 2 Poin Perlu Getback Ke Pak Yanto

Poin Mandat & Getback ke Pak Yanto Masyap

Ringkasan poin yang membutuhkan konfirmasi/laporan balik (Getback) vs poin yang sudah disepakati penuh (Fixed).

Getback Required

1. Data Overlapping Merchant EDC + QRIS

PIC Getback: Ignatius Gerald Tondi Sinaga

Pak Yanto meminta Gerald menarik data berapa banyak merchant yang memiliki EDC & QRIS Mandiri sekaligus beserta frekuensi transaksi 1 bulan terakhir (flag EDC vs flag QRIS).

Jika Merchant Aktif 2-duanya Sedikit: Jalankan default Prioritas EDC Mandiri Only.
Jika Merchant Aktif 2-duanya Banyak: Pak Yanto mempertimbangkan opsi Split View (2 Dunia).
"Gerald tarik data dulu berapa banyak yang overlap dan frekuensinya. Nanti segera getback ke saya untuk diputuskan." — Yanto Masyap
Getback Required

2. Alternatif Opsi Warna Badge UI Card

PIC Getback: Wildan Razaq Ramadhan (Ojak)

Pak Yanto meminta Ojak/Wildan menyiapkan beberapa alternatif kombinasi warna kontras untuk label Aktif dan Kurang Aktif agar tidak menabrak warna dasar Card (Gold/Blue).

Aturan Label: Gunakan teks singkat Aktif & Kurang Aktif.
Aturan Layout: Posisi badge kanan atas, tanpa icon panah (`<` / `>`).
"Kamu coba beberapa alternatif warna kontras yang enak dilihat. Bikin simpel aja: Aktif sama Kurang Aktif." — Yanto Masyap

Poin Keputusan yang Sudah Fixed (TIDAK Perlu Getback)

Batal Build In-App Form Laporan

Pak Yanto menegaskan TIDAK perlu membuat form pelaporan di-app pada Phase 1. Menghemat effort & menghindari form tidak terpakai.

Blacklist Place ID via EDA & DDL

Pelaporan merchant tutup dilakukan manual dari Region -> Email/Excel ke EDA -> EDA mendaftarkan `Place ID` ke **Blacklist Table DDL** (Auto-Hide).

Last Transaction Date dari MTI

Penambahan informasi tanggal & jam transaksi terakhir disetujui penuh dan ditarik langsung dari **MTI (Merchant Transaction Infrastructure)**.

Simplifikasi Label Keaktifan

Penanda keaktifan hanya menggunakan 2 status tegas: **Aktif** dan **Kurang Aktif** (menghapus label panjang "Aktif Transaksi").

Mind Map Structure - GMM Late Transaction & Merchant Activity

Klik node untuk melihat penjelasan detail, gunakan kontrol zoom & drag canvas.

Core Objective
UI & Parameter Rule
Data Pipeline (MTI/EDA)
Deferred / Phase Out
Action Item / PR

Simulator Komponen Card GMM Baru

Simulasi perubahan tampilan Merchant Card GMM sesuai kesepakatan meeting (Status Keaktifan & Transaksi Terakhir).

Panel Pengaturan Card

Aturan UI: Teks badge disederhanakan menjadi Aktif dan Kurang Aktif tanpa panah. Tipe channel prioritaskan EDC jika ada.

Visual Preview UI Card GMM

Rumah Makan Pagi Sore - Senopati

Restoran & Kuliner
Aktif
Terdapat EDC Mandiri Terminal Active • Sales Volume Verified
Transaksi Terakhir: 28 Juli 2026, 14:15

Poin Improvement Card Baru:

  • Last Transaction Date: Menampilkan tanggal & jam transaksi terakhir dari MTI agar sales force tahu keaktifan riil.
  • Simple Badge: Label Aktif vs Kurang Aktif yang tegas & tidak membingungkan.
  • No Complex Forms: Menghilangkan tombol form laporan rumit di dalam card untuk menjaga kesederhanaan UI.

Ringkasan Keputusan Meeting GMM Late Transaction

Keputusan utama yang disepakati oleh Pak Yanto Masyap dan Tim Produk GMM.

Keputusan Utama

1. Penambahan Indikator Keaktifan Transaksi

Merchan dibedakan berdasarkan keaktifan transaksi dengan parameter terukur. Status ditulis singkat: Aktif atau Kurang Aktif.

"Bikin simpel aja: Aktif atau Kurang Aktif. Enggak usah Aktif Transaksi terlalu panjang, pegawai kita ajarin." — Yanto Masyap
Rule Parameter

2. Parameter Kriteria Keaktifan

QRIS Mandiri: Min 20 transaksi/bulan.
EDC Mandiri: Min 7 tx @25rb/hari OR SV Rp75Jt (Android) / Rp50Jt (Konvensional).

"Kalau QR frekuensinya at least 20x sebulan. EDC opsi 1 min 7 tx tiket 25rb/hari, opsi 2 SV 75jt (Android) / 50jt (Konvensional)." — Gerald
UX Feature

3. Tanggal Transaksi Terakhir (Last Tx Date)

Menampilkan info waktu transaksi terakhir merchant pada card GMM. Sourced dari data transaksi MTI (Merchant Transaction Infrastructure).

"Data transaksi terakhir ditarik dari MTI agar tim sales di region langsung tahu waktu keaktifan terupdate." — Ashadi & Yanto
Tunda / Batal

4. Tunda Build Form Laporan Merchant Tutup

Fitur form laporan merchant tutup/kendala di-app ditunda/batal dibikin di Phase 1 untuk menghemat effort dan menghindari form sia-sia.

"Jangan build di sistem kita pelaporannya! Effort gede nanti enggak terlalu dipakai. Fokus ke info depan dulu." — Yanto Masyap

5. Blacklist Merchant Tutup via EDA & DDL

Merchant yang tutup dilaporkan manual oleh Region ke EDA via Excel/Email. EDA akan memasukkan Place ID ke **Blacklist Table DDL** untuk di-hide otomatis.

"Region email ke EDA, EDA blacklist Place ID-nya di DDL. Begitu dipanggil API langsung di-hide, enggak perlu dimunculkan." — Yanto & Gerald
Priority Channel

6. Aturan Prioritas Channel (EDC vs QRIS)

Jika merchant punya EDC & QRIS sekaligus, default tampilan utamakan **EDC Mandiri**. Gerald akan tarik data overlapping MID untuk cek frekuensi keduanya.

"Kalau ada EDC dan QRIS, prioritize EDC dulu. Nanti Gerald tarik data apakah banyak merchant yang 2-duanya aktif seimbang." — Yanto & Gerald

Action Items & PR TODO Tracker

Daftar tugas, penanggung jawab, dan priority yang harus segera ditindaklanjuti pasca meeting.

PR / To-Do (0)

In Progress (0)

Selesai / Done (0)

Full Meeting Transcript & Direct Search

Transkrip percakapan meeting 54 menit 18 detik (28 Juli 2026).

Node Detail